Jember – Ada cara unik dan menyentuh hati yang dilakukan oleh Yayasan Panti Asuhan Attafakur Jember dalam memperingati Isra Mi’raj 1447 H. Pada hari Minggu, 18 Januari 2026, yayasan ini menggelar kegiatan bertajuk “Safari 5 Waktu” yang dipadukan dengan aksi sosial.
Tidak hanya sekadar seremonial, kegiatan ini dirancang untuk menguatkan sisi spiritual anak-anak asuh sekaligus melatih kepedulian mereka terhadap sesama melalui pembagian 20 paket sembako di berbagai titik kota Jember.
Dimulai Sejak Sepertiga Malam
Semangat para santri dan pengurus sudah terlihat sejak dini hari. Tepat pukul 03.00 WIB, rombongan keluarga besar Yayasan Panti Asuhan Attafakur bergerak menuju Masjid Jami’ Al Baitul Amien.
Di ikon kota Jember tersebut, mereka mengawali hari dengan sholat berjamaah yang dilanjutkan dengan mengaji bersama. Lantunan Surat Al-Waqiah dan Surat As-Saff menggema, menambah kekhusyukan suasana pagi itu.
Ceria Berbagi di Alun-Alun

Setelah fajar menyingsing, suasana syahdu berganti menjadi keceriaan. Rombongan melakukan jalan santai di sekitar Alun-Alun Jember. Momen ini tidak disia-siakan; sambil berolahraga ringan, mereka juga menyalurkan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan yang mereka temui di sepanjang jalan.
Safari Masjid dan Pelajaran Empati

Memasuki waktu siang (Dhuhur dan Ashar), kegiatan “Safari 5 Waktu” berlanjut dengan membagi rombongan ke lokasi berbeda untuk memakmurkan masjid-masjid di sudut kota.
- Santri Putri: Melaksanakan sholat berjamaah di Masjid Nurul Quro’ dan Masjid Al Fawaz.
- Santri Putra: Menunaikan ibadah di Masjid Al Kautsar dan Masjid Al Hikmah.
Di sela-sela waktu istirahat dan ibadah ini, aksi sosial tetap berjalan. Sisa paket sembako didistribusikan kepada warga di sekitar area masjid. Melalui pembagian tugas ini, anak-anak asuh belajar secara langsung tentang kedisiplinan waktu sholat sekaligus menumbuhkan rasa empati terhadap kondisi sosial di sekitar mereka.
Puncak Kegiatan di Masjid Raudhatul Muchlisin
Menjelang senja, seluruh rombongan kembali berkumpul di satu titik untuk puncak acara, yaitu di Masjid Raudhatul Muchlisin, saat memasuki waktu Maghrib dan Isya.
Kehangatan keluarga besar Yayasan Attafakur sangat terasa saat sholat Maghrib berjamaah, yang dilanjutkan dengan pembacaan Surat Al-Jatsiyah. Suasana semakin akrab ketika anak-anak diberikan waktu luang sebelum Isya untuk bermain dan menikmati kemegahan arsitektur masjid tersebut.
Rangkaian panjang perjalanan spiritual ini ditutup dengan sholat Isya berjamaah serta lantunan suci Surat Ar-Rahman dan Surat Al-Mulk. Tak lupa, sesi foto bersama menjadi penutup manis sebagai dokumentasi rasa syukur, sebelum akhirnya seluruh santri kembali ke panti membawa semangat baru dari nilai-nilai peristiwa Isra Mi’raj.

Baca tulisan lainya di https://attafakurjember.org/





